Ajak Petani Ponorogo ke Pola Organik, Bakal Ada Asuransi kata Sugiri
Reporter : Editor 02
Ekbis
Rabu, 16 April 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews-Ponorogo – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memiliki harapan besar untuk kemajuan pertanian organik di wilayahnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Sugiri juga mengatakan bukan mustahil bakal ada jaminan asuransi bagi petani yang gagal panen setelah menerapkan teknik bercocok tanam menggunakan bahan-bahan alami, seperti pupuk organik dan pestisida organik..
Ia menggandeng Nahdlatul Ulama (NU) untuk mewujudkan hal tersebut, mengajak 1.900 kelompok tani beralih ke pola budidaya alami.
Dukungan LPPNU, yang sudah terjun langsung mendampingi petani di Kepatihan dengan pupuk organik, menjadi angin segar.

Sugiri yakin keterlibatan LPPNU dengan keahliannya dalam teknologi dan jaringan pertanian akan membawa hasil yang signifikan.
“Kalau LPPNU sudah turun tangan, hasilnya akan keren. Badan otonom NU ini punya tugas khusus mengembangkan teknologi dan inovasi di bidang pertanian, termasuk membentuk jaringan kerja,’’ kata Bupati Sugiri, seperti dalam siaran tertulisnya Pemkab Ponorogo, Selasa (15/4/2025).
Kang Giri (Sapaan Bupati Sugiri) memiliki visi besar untuk pertanian organik di Ponorogo.
Sugiri menargetkan transformasi 3.000 hektare sawah menjadi organik pada 2025, dan secara bertahap mencapai 25 ribu hektare dari total 35 ribu pada 2030.
Ia meyakini pertanian organik menghasilkan nasi yang lebih sehat, ramah lingkungan, hemat biaya, dan menguntungkan petani, serta berpotensi mengurangi beban subsidi pupuk kimia negara.
‘’Nasi yang nanti akan kita makan lebih aman bagi kesehatan. Penggunaan pupuk dan pestisida organik juga ramah lingkungan, murah, dan harga jual beras organik lebih mahal. Petani tentunya akan sejahtera,’’ jelasnya.
(Editor Aro)
#Bupati ponorogo sugiri sancoko
#LPPNU
#NU
#Pertanian Organik
#Petani Organik
#Sugiri Sancoko



Berita Terkait

Jombang Raih Dua Emas & Pecahkan Rekor di Porprov Jatim Cabang Akuatik
Jawa Timur.Kamis, 26 Juni 2025

Prabowo Pimpin Pemusnahan Narkoba 214 Ton Senilai Rp 29,37 Triliun
Headlines.Kamis, 30 Oktober 2025

Menkeu Purbaya Beberkan Alasan Pemangkasan Anggaran Transfer ke Daerah
Daerah.Jumat, 3 Oktober 2025

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pelaksanaan MBG di Pesantren Al Azhaar
Headlines.Kamis, 13 Februari 2025

