BREAKING! Sorak & Protes Penculikan Usai Presiden Maduro Ditangkap AS
Reporter : Sigit P
Headlines
Minggu, 4 Januari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com – Internasional – Ibu kota Venezuela, Caracas, berada dalam situasi tegang setelah kabar penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh otoritas Amerika Serikat terkonfirmasi.
Kota yang sempat diguncang ledakan di wilayah Lembah Caracas pada malam sebelumnya kini terbelah antara kelompok yang merayakan jatuhnya sang presiden dan massa yang mengecam tindakan tersebut sebagai aksi “penculikan.”
Penangkapan dramatis ini membawa Maduro ke Pusat Penahanan Metropolitan (MDC) Brooklyn, New York, tempat yang sama dengan penahanan figur kontroversial seperti Sean “Diddy” Combs dan R. Kelly.
Rakyat Terbelah: Harapan vs Amarah
Di jalanan Caracas, suasana kebatinan warga sangat kontras. Bagi sebagian masyarakat yang telah lama menderita akibat krisis ekonomi, penangkapan ini dianggap sebagai awal baru.
“Saya berterima kasih kepada AS karena telah mengusir Maduro dari sini. Setidaknya sekarang saya dapat melihat secercah harapan lagi,” ujar Dina, seorang warga setempat kepada BBC, Sabtu (3/1/2025).
Namun, di sudut lain kota, gelombang protes pecah. Para loyalis pemerintah turun ke jalan menuntut pembebasan pemimpin mereka.
Langkah Darurat Mahkamah Agung
Guna mengisi kekosongan kekuasaan yang mendadak, Mahkamah Agung Venezuela bergerak cepat.
Dalam putusan terbarunya, pengadilan menetapkan Wakil Presiden Delcy Rodríguez sebagai Presiden Interim atau penjabat presiden sementara.
Mahkamah Agung menyatakan langkah ini krusial untuk menjamin kesinambungan administrasi dan pertahanan negara di tengah “ketidakhadiran paksa” Presiden Republik. Saat ini, otoritas hukum di Caracas tengah merumuskan kerangka hukum untuk mempertahankan kedaulatan negara pasca-ekstradisi Maduro ke New York.
Mendekam di Penjara Paling Keras di New York
Sementara itu di Amerika Serikat, Maduro dilaporkan telah tiba di MDC Brooklyn setelah sebelumnya didaratkan di pangkalan militer dan menjalani pemeriksaan oleh Badan Penegakan Narkoba AS (DEA).
Maduro menghadapi dakwaan berat terkait perdagangan narkoba dan kepemilikan senjata di pengadilan federal Manhattan.
MDC Brooklyn dikenal sebagai satu-satunya penjara federal di New York dengan reputasi kelam. Fasilitas ini sering dilaporkan atas dugaan kekerasan antar-tahanan dan pengawasan yang buruk.
Di tempat yang penuh risiko inilah, pemimpin yang selama ini membantah tuduhan sebagai gembong kartel narkoba tersebut akan menunggu jadwal persidangannya.
Kondisi di Venezuela diperkirakan akan tetap fluktuatif dalam beberapa hari ke depan seiring dengan transisi pemerintahan di bawah Delcy Rodríguez dan proses hukum Maduro yang mulai berjalan di tanah Amerika.
(Editor Aro)
#Donald trump
#Konflik AS vs Venezuela
#Presiden Maduro
#Presiden Maduro ditangkap
#Presiden Venezuela
#Trump



Berita Terkait

Rayakan Hari Juang Kartika, Koramil Sukorejo Gelar Aksi Bersih Sungai
Headlines.Sabtu, 14 Desember 2024

Industri Logistik Tetap Moncer! Impor Jadi Pendorong Utama Lho!
Ekbis.Kamis, 10 April 2025

Bagnaia Pole Sitter, Marquez Crash Start P7
Headlines.Minggu, 22 September 2024

83.128 Gerai Koperasi Desa Disiapkan Jadi Penantang Ritel Swasta
Bisnis.Kamis, 1 Januari 2026

