Cegah Bullying, Pemkot Adakan Acara Penyatuan Anak Lintas Agama& Etnis
Reporter : Sigit P
Jawa Timur
Rabu, 12 November 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Menanggapi serius dugaan kasus bullying hingga insiden peledakan di sekolah Jakarta Utara, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah cepat.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, langsung memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk memastikan Kota Pahlawan terhindar dari kejadian kekerasan serupa.
Ia menegaskan bahwa peristiwa kekerasan di lingkungan pendidikan memiliki dampak jangka panjang yang berbahaya. Kekerasan berpotensi merusak masa depan anak.
Terutama jika korban mengalami trauma mendalam yang dapat memicu munculnya jiwa dendam. Komitmen ini menandai keseriusan Pemkot Surabaya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan bagi seluruh peserta didik.
“Peristiwa seperti itu membahayakan, apalagi jika anak memiliki jiwa dendam atau menjadi korban bullying. Hal ini harus menjadi perhatian serius,” ujar Wali Kota Eri, Selasa (11/11/2025).
Untuk mencegah munculnya benih-benih kekerasan dan perundungan, melalui Dispendik, pemkot akan intensif mengadakan berbagai acara penyatuan yang melibatkan seluruh anak-anak sekolah.
“Untuk mencegahnya, kami akan mengadakan berbagai acara dengan Dinas Pendidikan untuk menyatukan anak-anak dari semua agama dan etnis,” jelasnya.
Penekanan Wali Kota Eri sangat jelas, toleransi dan persatuan adalah kunci untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Ia memberikan instruksi tegas bahwa perundungan atau bullying tidak boleh ada di sekolah-sekolah Surabaya.
“Tidak boleh ada bullying. Hal ini harus dihindari dengan segala cara, karena menyangkut psikologis dan masa depan generasi mudakita,” pungkasnya.
(Editor Aro)
#Bullying
#Kasus Bullying
#Ledakan SMAN 72 Jakarta
#Pemkot Surabaya
#Program cegah bullying



Berita Terkait

Rapat Pleno Rekapitulasi Suara KPU Surabaya Terbuka Untuk Umum
Headlines.Senin, 2 Desember 2024

Minyakita di Jombang Melebihi HET, Polres Jombang Gelar Operasi Pasar
Ekbis.Kamis, 13 Maret 2025

Kemenag Anggarkan Rp 897 Miliar untuk Insentif Guru Non PNS
Headlines.Selasa, 3 Desember 2024

Kebakaran Pemukiman Dipicu Kompor Ngobos & Nge-cas HP di Atas Kasur
Jawa Timur.Kamis, 9 Oktober 2025

