Dari Alihkan Perhatian sampai Pelukan, 5 Tips Mengatasi Tantrum Anak
Reporter : Redaksi
Lifestyle
Rabu, 1 Oktober 2025
Waktu baca 2 menit

siginews.com-Parenting – Seorang anak tiba-tiba menjerit, berguling di lantai, atau menendang-nendang dalam situasi publik, itulah tantrum.
Bagi orang tua perlu tahu, para ahli parenting menegaskan bahwa tantrum adalah hal wajar, terutama pada anak usia 2 hingga 5 tahun, yang sering disebut usia emas perkembangan emosi.
Pada usia ini, kemampuan bahasa anak belum mampu mengejar luapan emosi dan keinginan mereka. Frustrasi inilah yang kemudian dimanifestasikan melalui amukan.
Namun, jika tantrum tidak ditangani dengan tepat dan tenang, hal ini berisiko memengaruhi perkembangan regulasi emosi anak di kemudian hari.
Berikut adalah beberapa tips edukasi parenting untuk menghadapi tantrum:
1. Tetap Tenang
Jangan sampai Anda terpancing emosi.
Karena, anak butuh contoh cara mengelola perasaan.
2. Pahami Pemicunya
Anda harus memerhatikan pemicu anak tantrum.
Apakah anak merasa lapar, lelah, bosan, atau butuh perhatian?
3. Alihkan Perhatian
Saat anak mulai tantrum, Anda bisa memberikan mainan, cerita, atau ajak beraktivitas lain yang lebih tenang.
4. Beri Pilihan
Anak suka merasa bebas dan punya kendali.
Hadapkanlah anak pada suatu pilihan.
Dan cobalah bertanya kepada anak Anda, misalnya, “Kamu mau pakai baju biru atau merah?”
5. Peluk dan Validasi Emosi
Kadang anak hanya butuh dipeluk dan diakui perasaannya, misalnya “Mama tahu kamu sedang marah.”
Jadi, bisa coba diterapkan ketika menghadapi anak Anda tantrum ya!
(Adentya Nabilah/Editor Aro)
#Cara atasi tantrum
#Edukasi Parenting
#Emosi Anak
#Tantrum



Berita Terkait

LD PWNU Jatim Gelar Halaqoh Perdana di Pesantren Al Azhaar Tulungagung
Daerah.Minggu, 16 Februari 2025

Pemerintah Cairkan Subsidi 218 T hingga Agustus, Ini yang Disubsidi
Bisnis.Selasa, 7 Oktober 2025

Ribuan Emak – Emak di Banyuwangi Wisuda Sekolah Orang Tua Hebat
Banyuwangi.Kamis, 5 September 2024

Senam Wajah Agar Kulit Kencang dan Awet Muda
Lifestyle.Rabu, 12 November 2025

