siginews

Demam & Bat-Pil: Kenali Gejala Influenza A yang Mirip dengan Flu Biasa

Reporter : Sigit P

Headlines

Jumat, 2 Januari 2026

Waktu baca 2 menit

Demam & Bat-Pil: Kenali Gejala Influenza A yang Mirip dengan Flu Biasa

Siginews.com-Jakarta – Munculnya varian baru influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia sempat memicu perhatian masyarakat di akhir tahun 2025.

Namun, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) meminta warga untuk tetap tenang.

Berdasarkan data klinis, gejala varian yang sudah tersebar di delapan provinsi ini ternyata sangat mirip dengan influenza musiman atau flu biasa.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menjelaskan bahwa meskipun varian ini merupakan subclade baru yang pertama kali diidentifikasi di Amerika Serikat pada Agustus 2025, tingkat keparahannya tidak menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan.

Masyarakat diminta untuk mengenali ciri-ciri infeksi subclade K agar dapat melakukan penanganan mandiri yang tepat. Gejala utamanya meliputi:

– Demam

– Batuk dan pilek

– Sakit kepala

– Nyeri tenggorokan

 

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejalanya serupa dengan flu musiman,” ujar dr. Prima dalam keterangan resminya.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

Hingga akhir Desember 2025, sistem surveilans nasional mencatat 62 kasus subclade K di Indonesia. Wilayah dengan temuan terbanyak meliputi Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat, dengan kelompok usia anak-anak dan perempuan sebagai kelompok yang paling banyak terinfeksi.

Meski subclade K menjadi varian yang dominan, tren kasus influenza nasional secara umum justru tercatat menurun dalam dua bulan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa sirkulasi virus masih dalam kondisi yang sangat terkendali.

Kemenkes mengimbau masyarakat yang mengalami gejala mirip flu untuk segera mengambil langkah pencegahan penularan:

– Tetap di Rumah: Beristirahatlah untuk memulihkan daya tahan tubuh.

– Gunakan Masker: Terapkan etika batuk dan pakai masker jika harus berinteraksi.

Vaksi freenasi: Mendapatkan vaksin influenza tahunan tetap menjadi cara paling efektif untuk mencegah risiko rawat inap dan sakit berat.

Masyarakat disarankan untuk segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) apabila gejala tidak kunjung membaik dalam waktu lebih dari tiga hari atau jika kondisi fisik memburuk secara mendadak.

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan influenza dapat diakses melalui hotline Halo Kemenkes di 1500-567 atau email kontak@kemkes.go.id.

 

(Editor Aro)

#Batuk

#Demam

#Flu

#Influenza

#Influenza tipe A

#Kemenkes

#Pilek

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.