siginews

Ibu Keluarga Korban Penculikan Minta Polres Jombang Tangkap Pelaku

Reporter : Redaksi

Hukrim

Senin, 3 November 2025

Waktu baca 2 menit

Ibu Keluarga Korban Penculikan Minta Polres Jombang Tangkap Pelaku

Siginews.com-Jombang – Suasana cemas dialami Edi Saputro, warga Jombang, yang diduga menjadi korban penculikan dan ancaman kekerasan oleh sekelompok orang.

Demi mencari keadilan, keluarga korban telah resmi melaporkan kejadian yang terjadi pada 28 Oktober 2025 tersebut ke SPKT Polres Jombang.

Kasus ini, yang dicatat dengan nomor LP/B/354/X/2025, diselidiki sebagai tindak pidana penculikan.

Menceritakan penderitaan anaknya, Jamiatun, ibunda Edi Saputro, tidak dapat menyembunyikan rasa sedih dan kekecewaannya.

Laporan tersebut kini menjadi harapan utama keluarga agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap identitas dan menangkap para pelaku yang telah merenggut kebebasan Edi.

“Saya tidak menyangka anak saya diperlakukan seperti itu. Hati orang tua mana yang tidak hancur melihat anaknya diculik, dan mendengar diancam mau dibacok,” ujar Jamiatun dalam pesan diterima, Senin (3/11/2025).

Ia menegaskan, meski keluarganya bukan dari kalangan kaya, mereka tetap memiliki harga diri.

“Kalau memang ada masalah, bicarakan baik-baik, bukan dengan kekerasan seperti ini,” imbuhnya.

Keluarga korban berharap Polres Jombang dapat menindaklanjuti laporan ini dengan serius.

Iklan Wirajatimkso - Potrait

“Kami percaya kepada pihak kepolisian. Kami hanya ingin keadilan buat anak kami, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tuturnya.

Bersamaan, menurut penuturan korban, Edi Saputro, insiden ini berawal ketika salah satu pelaku, Jamaludin, mendatanginya namun tidak bertemu. Jamaludin kemudian ditemani pak RT menemui kepala dusun setempat.

Kejadian berlanjut ketika Edi diculik secara paksa oleh empat orang terduga pelaku, yaitu Agus Al Kumaini, Fajar, Widodo, dan Rizki. Mereka menggunakan dua sepeda motor, Honda Vario dan PCX berwarna putih. Korban kemudian dibawa ke sebuah kandang sapi milik Jamaludin di Dusun Sanggrahan, Desa Karangpakis, Kediri.

“Di tempat itulah, saya mendapat tekanan dan ancaman keras, termasuk dari pemilik kandang sendiri bernama Jamaludin. Saya diancam akan dibacok oleh Jamaludin yang saat itu membawa arit. Nada bicaranya kasar dan mengancam. Saya ketakutan, tidak bisa melawan,” ujar Edi.

Hingga berita ini diturunkan, Kepolisian Resor Jombang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyidikan. Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa tim penyidik telah melakukan pemeriksaan awal terhadap korban untuk mendalami kasus ini.

 

(Pray/Editor Aro)

#Eko Saputro Korban Penculikan

#Kasus Penculikan

#Korban Kekerasan

#Kriminal

#Penculikan

#Penganiayaan

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.