Reporter : Siginews
Bisnis
Senin, 29 Desember 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Jakarta – Pemerintah telah menyiapkan skema bantuan pascabencana yang berfokus pada pemulihan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Salah satu poin utamanya adalah pemberian modal usaha senilai Rp5 juta per keluarga.
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menjelaskan bahwa dukungan pemberdayaan ekonomi tersebut akan diberikan secara tunai sesuai dengan hasil asesmen kebutuhan masing-masing keluarga.
Langkah ini diambil agar masyarakat dapat segera mandiri dan memulihkan aktivitas ekonomi mereka yang sempat terhenti akibat bencana.
“Selain pemberdayaan ekonomi Rp5 juta, pemerintah juga menyiapkan bantuan tunai Rp3 juta per keluarga untuk pengisian perabotan rumah tangga, baik bagi penerima hunian sementara maupun hunian tetap,” jelas Agus Jabo dalam konferensi pers di Posko Terpadu Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Subsidi Lauk-Pauk dan Dana Tunggu Hunian
Tidak hanya modal usaha dan perabot, warga terdampak juga akan mendapatkan tambahan bantuan biaya hidup.
Pemerintah mengalokasikan bantuan tambahan lauk-pauk sebesar Rp450.000 per orang setiap bulannya yang akan diberikan selama tiga bulan berturut-turut.
Sementara itu, untuk masalah tempat tinggal, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menambahkan bahwa sebanyak 16.264 kepala keluarga (KK) telah tervalidasi untuk menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).
“Dana sebesar Rp600.000 per KK per bulan akan disalurkan dengan mekanisme jemput bola melalui bank-bank Himbara. Jadi, masyarakat tidak perlu antre di bank,” tandas Abdul Muhari.
(Editor Aro)
#Bantuan bencana
#Bencana Aceh-Sumatra
#bnpb
#Huntap
#Huntara
#Korban bencana
#Penyaluran bantuan
#Wamensos Agus Jabo Priyono




Headlines.Selasa, 25 Februari 2025

Jawa Timur.Minggu, 31 Agustus 2025

Headlines.Sabtu, 1 November 2025

Headlines.Selasa, 31 Desember 2024