siginews

Rapat Koordinasi Hari Pertama 2026 di Aceh: Ini 4 Instruksi Prabowo

Reporter : Anggoro

Headlines

Jumat, 2 Januari 2026

Waktu baca 2 menit

Rapat Koordinasi Hari Pertama 2026 di Aceh: Ini 4 Instruksi Prabowo

Siginews.com-Aceh Tamiang – Presiden Prabowo Subianto memilih menghabiskan hari pertama tahun 2026 dengan bekerja meninjau proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang,

Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Setelah bermalam bersama warga di Tapanuli Selatan, Presiden langsung bertolak ke Aceh untuk menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran menteri, gubernur, dan bupati.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa rakor tersebut bertujuan memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan “secepat-cepatnya”. Berikut adalah empat poin penting instruksi Presiden Prabowo dalam kunjungan tersebut:

 

1. Percepatan Hunian Pasca-Bencana

Presiden meninjau langsung progres pembangunan rumah hunian Danantara. Dari target 15.000 unit untuk tiga provinsi terdampak (Aceh, Sumut, Sumbar), sebanyak 600 unit telah berhasil dibangun di Aceh Tamiang.

Presiden menginstruksikan agar sisa target hunian segera diselesaikan agar warga bisa kembali ke kehidupan normal.

 

2. Pemulihan Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan

Berdasarkan laporan di lapangan, masih terdapat sejumlah sekolah dan Puskesmas yang belum bisa beroperasi secara ideal akibat kerusakan bencana.

Presiden Prabowo secara khusus meminta jajarannya melakukan upaya percepatan perbaikan fasilitas umum ini agar layanan dasar kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat tidak terganggu lebih lama.

 

3. Penyediaan Air Bersih

Iklan Wirajatimkso - Potrait

Ketersediaan air bersih menjadi salah satu poin krusial yang dibahas dalam rakor. Presiden meminta pemulihan infrastruktur air bersih menjadi prioritas mendesak untuk menjamin sanitasi dan kesehatan warga di kamp pengungsian maupun di wilayah terdampak.

 

4. Normalisasi Sungai dan Mitigasi Lingkungan

Bencana yang terjadi menyebabkan perubahan kondisi alam, seperti pelebaran sungai, tumpukan kayu, hingga endapan lumpur yang tebal.

Presiden memerintahkan dilakukan normalisasi sungai sesegera mungkin guna mencegah banjir susulan serta membersihkan endapan yang menghambat aliran air.

 

Optimisme di Tahun Baru Menutup rangkaian kunjungan, Mensesneg menyampaikan apresiasi tinggi dari Presiden Prabowo kepada para relawan dan masyarakat yang telah bahu-membahu dalam penanganan bencana.

“Semoga di tahun baru ini kita bisa hadapi semua cobaan ini supaya kita kembali dapat menjalankan kehidupan dengan sebaik-baiknya,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi menirukan pesan Presiden.

Kunjungan awal tahun ini menegaskan komitmen pemerintah bahwa pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera merupakan prioritas utama di awal tahun 2026.

 

(Editor Aro)

#Bencana Aceh-Sumatra

#Presiden Prabowo

#Rapat Kordinasi

#Rehabilitasi pasca bencana

image ads default
Pasang Iklan di Sini
Jangkau ribuan pembaca setia setiap hari. Jadikan iklan Anda pusat perhatian.