Rumah 120 Juta Dibongkar Sendiri,Ada Apa di Balik Aksi Warga Kalianak?
Reporter : Editor 01
Headlines
Selasa, 30 Desember 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Pemandangan tidak biasa terlihat dalam proyek normalisasi Sungai Kalianak, Surabaya. Di tengah ambisi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melebarkan sungai sepanjang 3 kilometer, ratusan warga justru memilih membongkar hunian mereka secara mandiri tanpa ada gejolak, termasuk sebuah rumah dua lantai yang baru saja selesai dibangun dengan biaya Rp120 juta.
Aksi warga ini terungkap saat Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan tersebut pada Senin (29/12/2025).
Eri mengaku terenyuh melihat besarnya keikhlasan warga demi mendukung pengentasan banjir rob di wilayah Tambak Asri dan Kalianak.
“Saya matur nuwun sangat kepada warga. Ada yang rumahnya baru dibangun habis Rp120 juta, dua lantai, tapi ikhlas dibongkar sendiri karena menyadari ini untuk kepentingan yang lebih luas agar tidak banjir lagi. Inilah hebatnya warga Surabaya, semuanya dilakukan dengan rasa kekeluargaan,” ujar Eri Cahyadi dengan nada bangga.
Rahasia di Balik Keikhlasan Warga
Keberhasilan merangkul pemilik dari sekitar 1.000 bangunan target normalisasi ini rupanya bukan hasil dari paksaan.
Eri mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya menggunakan pendekatan “hati ke hati” untuk menyentuh kesadaran masyarakat.
“Pelebaran ini tidak pernah saya gembar-gemborkan sebelumnya karena saya menjaga betul perasaan warga. Kita bicara secara kekeluargaan. Jika kita pakai cara menang-menangan, banjir tidak akan selesai. Tapi dengan keikhlasan, normalisasi bisa berjalan lancar,” tambahnya.
Hingga saat ini, lebih dari 400 bangunan telah dibongkar secara sukarela pada tahap satu dan dua.
Sungai yang semula menyempit akan dikembalikan ke lebar aslinya, yakni 18,6 meter, guna meningkatkan daya tampung air secara drastis.
Dari Kawasan Kumuh Menuju Destinasi Wisata
Sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan warga, Eri Cahyadi memastikan kawasan Kalianak tidak hanya sekadar bebas banjir, tetapi juga akan ditata menjadi lebih estetik.
Pemkot berkomitmen melakukan pemasangan pelengsengan (dinding penahan) dan merenovasi fasilitas umum yang terdampak.
Salah satu poin pentingnya adalah perbaikan tempat ibadah. “Untuk musala yang terdampak, Pemkot akan memperbaiki. Sisanya kita besarkan, kita buat dua lantai agar warga lebih nyaman beribadah,” tegas Eri.
Lebih jauh, Cak Eri berencana menyulap beberapa titik di sepanjang Sungai Kalianak menjadi destinasi wisata air baru untuk menghilangkan kesan kumuh yang selama ini melekat.
Dengan kolaborasi antara ketegasan infrastruktur dan kelembutan pendekatan sosial, wilayah Kalianak kini bersiap menyambut wajah baru sebagai ruang publik yang membanggakan.
(Editor Aro)
#Jawa Timur
#Normalisasi
#Normalisasi sungai kalianak
#Pemkot Surabaya
#Surabaya
#Wali Kota Eri Cahyadi



Berita Terkait

Demokrasi Politik di Kota Surabaya Terancam Mati
Headlines.Kamis, 1 Agustus 2024

Pokja Wartawan Grahadi Gelar Bincang Mencari Penantang Khofifah-Emil
Headlines.Rabu, 10 Juli 2024

MBG di Ponpes Al Azhaar, Sekda Tulungagung: Makanannya Cocok
Daerah.Selasa, 7 Januari 2025

Tarif Trump Dibalas, China Buat Harga Minyak Makin Terpuruk
Ekbis.Senin, 7 April 2025

