Reporter : Editor 01
Headlines
Sabtu, 10 Januari 2026
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Surabaya – Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya berubah menjadi arena pertarungan digital yang sengit sejak Kamis (8/1/2026).
Ratusan talenta muda tingkat SD dan SMP dari seluruh penjuru kota berkumpul untuk memperebutkan gelar juara dalam laga puncak Grand Tournament Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Goes To School 2025.
Acara yang diselenggarakan oleh Moonton Games ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Turnamen yang berlangsung hingga Minggu (11/1/2026) ini menjadi ajang pembuktian bagi siswa-siswa berbakat untuk menunjukkan ketangkasan mereka di dunia esport profesional.
“Belajar Dulu Baru Mabar” Jadi Syarat Utama
Hadir mewakili Wali Kota Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik), Febrina Kusumawati, memberikan pesan mendalam bagi para peserta.
Meski kompetisi berlangsung meriah, Pemkot Surabaya mengingatkan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas nomor satu melalui slogan “Belajar Dulu Baru Mabar”.
“Saya ingin slogan itu benar-benar diresapi di dalam hati. Kalau tidak belajar, jangan boleh main bareng (mabar). Kami menitipkan pesan ini kepada bapak dan ibu guru untuk membantu pengawasan agar anak-anak kita tetap sehat dalam menggunakan gadget,” tegas Febrina dalam sambutannya.
Menurut Febrina, turnamen ini bukan sekadar urusan memenangkan pertandingan, melainkan sarana pembentukan karakter siswa dalam hal kerja sama tim, sportivitas, dan disiplin.
Ia berharap ajang ini menjadi batu loncatan bagi atlet muda Surabaya menuju kancah internasional seperti SEA Games.
Didampingi 328 Guru “Teacher Ambassador”
Keunikan turnamen ini terletak pada sistem pendampingannya. Lebih dari 300 sekolah yang terlibat didampingi oleh Teacher Ambassador.
Tercatat, sebanyak 328 guru di Surabaya dan sekitarnya (Sidoarjo, Gresik, hingga Malang) telah dibekali pemahaman khusus untuk mengawasi agar aktivitas bermain game siswa tetap positif dan terukur.
Kepala Bidang Pengembangan Ekosistem Gim Moonton Games, Erina Tan, mengungkapkan rasa bangganya atas kolaborasi unik ini. “Peran guru sangat krusial untuk memastikan esport berjalan selaras dengan nilai pendidikan,” jelas Erina.
Membangun Ekosistem Aman untuk Anak
Moonton Games berkomitmen menciptakan ekosistem esport yang berpusat pada pendidikan. Melalui turnamen ini, diharapkan anak-anak bisa mengarahkan minat mereka menjadi aktivitas bermanfaat tanpa mengesampingkan sekolah formal.
Kemeriahan di Tunjungan Plaza ini tidak hanya menyedot perhatian para siswa, tetapi juga para orang tua dan guru yang antusias menyaksikan jagoan sekolah mereka bertanding.
Kini, publik Surabaya menanti siapakah yang akan keluar sebagai raja esport sekolah tahun ini dan membawa pulang piala bergengsi MLBB 2025.
(Editor Aro)
#Grand Tournament Mobile Legends
#Jawa Timur
#MLBB
#Mobile Legend
#Pemkot Surabaya
#Surabaya




Nasional.Rabu, 30 Juli 2025

Headlines.Rabu, 9 April 2025

Ekbis.Sabtu, 1 Februari 2025

Ekbis.Rabu, 18 Desember 2024