Update Infrastruktur Aceh: Jembatan Bailey Mulai Diuji Coba
Reporter : Anggoro
Bisnis
Minggu, 21 Desember 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Banda Aceh – Jembatan bailey sepanjang 30 meter di Teupin Mane kini sudah bisa digunakan oleh masyarakat, namun otoritas terkait masih memberlakukan tahap uji coba dengan sistem buka-tutup.
Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan keselamatan warga yang melintas di jalur penghubung vital antara Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh tersebut.
Diketahui pada Kamis (18/12), kendaraan bermotor tampak bergantian melintasi struktur baja modular ini.
Jembatan darurat tersebut memiliki kapasitas tonase hingga 40 ton dan pengerjaannya telah rampung sejak Senin (15/12) lalu berkat kolaborasi lintas instansi pemerintahan.
Akses transportasi yang kembali tersambung ini disambut antusias oleh warga karena merupakan urat nadi perekonomian yang sempat lumpuh total.
Edi Efendi, salah seorang warga Gampong Matang, Bireuen, mengaku kehadirannya sangat membantu aktivitas dagangnya.
“Saya sudah dua hari ini lewat sini untuk jualan. Dengan adanya jembatan ini, saya bisa kembali menjual bahan bakar eceran ke masyarakat di wilayah sebelah. Ekonomi warga perlahan mulai hidup lagi,” ungkap Edi saat ditemui di lokasi jembatan.
Selain Teupin Mane, beberapa titik infrastruktur darurat di wilayah Aceh juga menunjukkan perkembangan signifikan per Kamis (18/12):
– Jembatan Teupin Reudeup (Awe Geutah): Jalur penghubung Bireuen-Lhokseumawe ini sudah mencapai progres 99 persen.
– Jembatan Jeumpa (Cot Bada): Progres fisik mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Desember ini.
– Jembatan Kutablang: Pengerjaan jembatan bailey sepanjang 63 meter di jalur utama Bireuen-Lhokseumawe masih berada di angka 60 persen.
Pihak BNPB menjelaskan bahwa pengerjaan konstruksi di lapangan sangat bergantung pada kondisi alam.
Intensitas hujan yang tinggi sering kali menjadi kendala utama yang menyebabkan mundurnya target penyelesaian di beberapa titik.
Meski demikian, tim gabungan terus bekerja optimal agar seluruh akses kembali normal.
Kembalinya konektivitas jalan dan jembatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Kelancaran akses sangat krusial, tidak hanya untuk mobilitas warga, tetapi juga untuk pendistribusian bantuan bantuan logistik, suplai BBM, LPG, serta pengiriman hasil bumi masyarakat ke pasar.
(Editor Aro)
#Banda aceh
#Bencana Aceh
#Bencana Sumatra
#bnpb
#Infrastruktur
#Jembatan Bailey
#Pembangunan Infrastruktur
#Pemulihan pasca bencana



Berita Terkait

Menteri Haji dan Umrah Ngluruk ke KPK, Ada Apa Lagi?
Headlines.Sabtu, 4 Oktober 2025

Kepala Babi Guncang Tempo: Ancaman Kebebasan Pers Pasca Ganti Rezim
Headlines.Jumat, 21 Maret 2025

Gelar Operasi Zebra, Polres Tanjung Perak Ajak Sopir Truk Taat Aturan
Headlines.Kamis, 17 Oktober 2024

Arab Saudi Perketat Aturan Visa Umrah, Ini Aturan Barunya
Ekbis.Senin, 2 Juni 2025

