Teknik Hugelkultur dari Jerman: Tanaman Gak Perlu Sering Disiram
Reporter : Redaksi
Lifestyle
Jumat, 5 Desember 2025
Waktu baca 2 menit

Siginews.com-Lifestyle – Tahukah Anda, ada salah satu teknik berkebun dimana tanaman tidak perlu sering disiram, hemat pupuk dan media tanam?
Padahal, hasilnya membuat tanaman sangat subur dan memuaskan.
Namanya Hugelkultur!
Teknik berkebun ini berasal dari Jerman, yang berarti “budaya bukit” atau “gundukan bukit”, dengan metode layering yang memiliki banyak sekali manfaat dan kelebihan.
Selain itu, teknik ini juga cocok untuk Anda yang memiliki lahan sempit, karena menggunakan pot yang bisa berasal dari barang bekas, seperti kayu berbentuk kubus.
Berikut langkah-langkah layering media tanam pada teknik Hugelkultur.
LAPISAN 1
Kardus Bekas (sebagai alas dasar)
– Fungsinya sebagai penghalang gulma agar tidak naik dan juga sebagai penahan air awal.
LAPISAN 2
Kayu Lapuk dan Ranting
Berfungsi untuk menyimpan air jangka panjang dan sumber nutrisi lambat.
Pastikan Anda menggunakan kayu yang sudah lapuk atau kering ya!
Hindari kayu segar, karena bisa menyerap nitrogen dari tanaman Anda.
Kelebihan: Lapisan ini bekerja sebagai “spons” utama yang membuat Anda tidak perlu sering menyiram.
LAPISAN 3
Bahan Organik yang Cepat Busuk
Seperti, daun kering, rumput kering, sisa bahan dapur, hingga cacahan batang pisang.
Fungsinya untuk menambah volume, memberikan makanan untuk mikroorganisme, dan mengisi celah udara.
LAPISAN 4
Kompos dan Pupuk Kandang
Anda bisa menggunakan kompos jadi, pupuk kandang, atau pupuk organik cair yang difermentasi.
Fungsinya untuk memberikan booster nutrisi instan yang dibutuhkan tanaman saat awal-awal tumbuh.
LAPISAN 5
Lapisan Puncak (Tempat Menanam)
Bahan: Media tanam biasa (campuran tanah, sekam, dan kompos).
Fungsinya adalah tempat dimana Anda akan menyemai benih atau memindah bibit.
Berikut kunci sukses berkebun dengan menggunakan teknik Hugelkultur.
Siraman pertama harus penuh! Siram sampai air tidak terserap lagi.
Ini bertujuan untuk mengisi spons yang berada di lapisan paling bawah dan mempercepat peruraian.
Kemudian, diamkan selama beberapa hari sebelum ditanami.
Setelah itu, frekuensi menyiram bisa Anda kurangi secara drastis.
Hasilnya kebun Anda akan menjadi sangat subur. Selamat mencoba!
(Adentya Nabilah/Editor Aro)
#Berkebun
#Hugelkultur
#Teknik Berkebun
#Teknik berkebun Hugelkultur
#Teknik Hugelkultur



Berita Terkait

Rambut Bercabang & Rontok? Ini 4 Produk Haircare Agar Rambut Sehat
Lifestyle.Rabu, 19 November 2025

3 Cara Efektif Ajarkan Anak Konsep Privasi Tubuh dan Data Sejak Dini
Lifestyle.Jumat, 31 Oktober 2025

Pusing Sampai Kesemutan? Tanda Kolesterol Sudah Tinggi di Tubuh Anda
Lifestyle.Selasa, 30 September 2025

Kabar Gembira! Biaya Haji 2025 Turun, Berikut Nominalnya
Headlines.Rabu, 8 Januari 2025

